Archive for April 13th, 2011

Lindungi Diri dari Gangguan Prostat

LINDUNGI DIRI ANDA DENGAN KONSUMSI RUTIN TEH DAUN SIRSAK DARI KEBUN SIRSAK BIN MUHSIN . Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

Bila akhir-akhir ini keinginan untuk buang air kecil tak seperti biasanya, Anda patut curiga. Anda boleh saja menyalahkan kantung kemih, tetapi dari semua kemungkinan yang ada, masalah Anda mungkin pada prostat.

Prostat adalah sebuah kelenjar kecil sebesar buah kenari yang membungkus bagian atas uretra, saluran pembuangan dari kandung kemih. Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat. Prostat biasanya berfungsi baik hingga kebanyakan orang tidak menyadari keberadaannya sampai usia 40-an atau 50-an. Walaupun ada pula yang mendapatkan masalah saat berusia 30-an.

Seiring pertambahan usia, prostat dapat berubah menjadi kelenjar pembawa derita, karena menjadi mudah terinfeksi dan terkena penyakit-termasuk kanker. Pembengkakannya pun sering sampai mengganggu proses buang air kecil. Hampir setiap pria akan mengalami masalah prostat selama hidupnya.

Gejala-gejala itu antara lain adalah sering buang air kecil, darah dalam air kemih, sulit pada awal buang air kecil, aliran yang lambat, dan perasaan bahwa hajat kecil Anda belum selesai meskipun telah melakukannya.

Ada tiga masalah yang paling umum mengenai prostat.

BPH:
Ketika seorang pria mendekati usia 45 tahun, prostatnya mungkin mulai membesar. Dalam kasus tertentu, ukurannya bisa mencapai seperti buah jeruk dan menekan aliran kemih yang melalui uretra. Kondisi ini disebut benign prostatic hyperplasia (BPH), dan ini merupakan masalah prostat yang paling umum.

Mengapa prostat membesar? Sebagian dokter berpendapat kecenderungan kelenjar ini untuk membengkak boleh jadi berhubungan dengan hormon pria testosteron. Orang yang dikebiri (orang kasim) tidak pernah menderita BPH. Namun bagi sebagian besar pria lain, kondisi ini sesuatu yang lazim. Kondisi ini menimpa hingga 15 persen pria 40 tahunan dan 60 persen pria 50 tahunan.

Prostatitis:
Lalu, apa yang terjadi bila usia Anda baru 35 tahun tetapi Anda telah mendapatkan masalah atau terlalu sering buang air kecil? Dalam hal ini Anda mungkin mengalami infeksi pada prostat yang disebut bacterial prostatitis.

Bacterial prostatitis menyerang pria semua umur. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh menyebarnya infeksi dalam kandung kemih atau uretra. Walaupun dokter tidak tahu dengan pasti bagaimana infeksi ini masuk ke saluran kemih, ada yang menduga bahwa pembendungan pada uretra atau seks anal tanpa alat pengaman dapat meningkatkan risikonya. Selain masalah dalam perkemihan, gejala lainnya bisa meliputi nyeri perut atau punggung bagian bawah, rasa tidak nyaman pada testis dan demam. Dalam beberapa kasus, infeksi bisa menjadi kronis, dan seseorang dapat mengalami serangan prostatitis berulang-ulang sepanjang hidupnya.

Kanker Prostat:
Kanker prostat adalah kanker paling umum di kalangan pria di atas 50 tahun dan menjadi pembunuh terbesar kedua di antara kanker-kanker yang menyerang pria di Amerika Serikat. Lebih dari separuh pria di atas 70 tahun di AS telah mengalaminya. Kanker prostat jarang menyerang pria di bawah 45 tahun kecuali bila ada di antara keluarga Anda yang demikian. Penyakit ini biasanya dapat disembuhkan bila terdeteksi dalam tahap dini.

Celakanya, kanker ini sering tumbuh diam-diam dalam kelenjar prostat tanpa gejala apa pun sampai setelah menyebar ke tulang dan jaringan di sekitarnya. Itu sebabnya penting sekali bagi pria usia 50 tahun untuk menjalani uji rektal digital yang memungkinkan dokter menemukan benjolan atau pembesaran pada prostat, dan prostate-specific antigen blood test, uji darah untuk mendeteksi sejenis protein yang keluar dari prostat apabila ada tumor.

Tips Merawat Prostat
Anda dapat mengurangi kemungkinan dan meringankan dampak gangguang prostat melalui beberapa perubahan pola makan dan gaya hidup. Berikut adalah caranya :

Ejakulasi secara teratur.
Anda dapat mengambil pilihan yang bijak. Yang jelas, ini memungkinkan saluran pengeluaran tidak tersumbat.

Menurunkan kolesterol.
Dalam tubuh, kolesterol diubah menjadi testosteron. Berdasarkan pengamatan jaringan prostat yang membesar memiliki kandungan kolesterol tinggi sekali. Sebagian dokter mengaku bisa meringankan gejala, kalau pun tidak berhasil memperkecil ukuran prostat, dengan meminta pasien mereka menurunkan kolesterol total dalam darah mereka menjadi 200 mg/dl (miligram kolesterol per desiliter darah) atau kurang, sebagaimana anjuran American Heart Association.

Kurangi asupan lemak.
Hindari makanan-makanan kaya lemak, seperti daging merah, produk susu,’ dan goreng-gorengan. Batasi porsi sajian daging merah, ikan, atau ayam Anda tidak lebih dari 90 gram sehari. Perbanyak sayuran.

Jangan kekurangan seng.
Penderita gangguan prostat cenderung kekurangan seng dalam tubuh mereka. Recommended Dietary Allowance untuk seng adalah 15 miligram per hari. Meminum suplemen seng atau makan makanan kaya seng, seperti kerang dan ikan herring, mungkin baik bagi Anda. Padi padian, biji-bijian, bekatul, susu, dan polong-polongan juga mengandung mineral ini.

Batasi makanan sangat merangsang dan alkohol.
Keduanya dapat meningkatkan iritasi pada kantung kemih, khususnya bila Anda menderita BPH. Alkohol bisa merugikan sekali, karena berfungsi menekan sistem saraf pusat yang membuat otot-otot di seluruh tubuh menjadi lemas, termasuk otot-otot kandung kemih. Akibatnya urin tertahan.

Berolahraga.
Tak ada olahraga yang spesifik untuk kesehatan prostat, tetapi banyak minum air, dan hubungan seksual secara teratur dapat memperkecil risiko. Yang jelas, banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk.

Jangan duduk terlalu lama.
Duduk terlalu lama membuat prostat Anda tertekan terlalu lama. Apabila pekerjaan menuntut Anda lebih banyak duduk, bangkitlah dan berjalan-jalan barang sejenak demi kebaikan Anda sendiri. Jangan menahan kencing. Apabila Anda sering ingin buang air kecil, orang biasanya menganjurkan Anda berlatih menahannya selama mungkin. Cara berpikir ini salah, apalagi dalam kasus ini.

Hindari minum banyak di malam hari.
Jangan minum selewat pukul enam atau tujuh petang, apabila tidur Anda sering terganggu (misalnya, lebih dari dua kali dalam semalam) oleh keinginan untuk buang air kecil. Baik siang maupun malam hari, batasi minum minuman yang mengandung kafein. Ini membuat Anda lebih sering buang air kecil dan tidak baik bagi kandung kemih, karena membuat seolah-olah sudah penuh padahal belum.

Berendam.
Duduklah di bak mandi air hangat selama 20 menit sekurangnya sekali seminggu. Kehangatannya akan meresap ke dalam panggul dan meningkatkan aliran darah di situ, mengurangi ketegangan otot-otot dan, mudah-mudahan, juga bengkaknya.

SUMBER : http://kesehatan.kompas.com/read/2008/01/10/22342360/Lindungi.Diri.dari.Gangguan.Prostat

Diet Sehat Hadang Kanker Prostat

DIET RUTIN TEH DAUN SIRSAK MENCEGAH DAN MENGOBATI KANKER PROSTAT, TERBUKTI AMPUH DAN LEBIH EFEKTIF 10000 KALI DARI OBAT KANKER LAINNYA.

Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===
KANKER prostat bagi pria sama menakutkannya dengan kanker payudara bagi wanita. Walaupun kanker prostat sering kali tidak berakibat fatal, dapat merusak kualitas hidup, prostat sering menimbulkan masalah disfungsi seksual (impotensi) dan inkontinensi urin (ngompol).

Kedua efek samping itu jelas merupakan pukulan berat bagi pria. Diagnosis kanker prostat tak ubahnya datangnya hari kiamat. Padahal, langkah pencegahan untuk penyakit ini sebetulnya tidak terlalu sulit.

Pola makan yang baik atau diet dapat mengurangi risiko terkena kanker prostat hingga 50 persen. Demikian diungkapkan John Hibbs, dokter ahli naturopati dari Universitas Bastyr, Seattle, Washington, Amerika Serikat.

Mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobati. Langkah pencegahan itu akan sangat menguntungkan bila dijalankan oleh mereka yang berisiko tinggi terkena kanker prostat.

Siapa kelompok berisiko tinggi ini?
– Pria usia 50 tahun ke atas.
– Memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga (ayah atau saudara pernah terkena kanker prostat).
– Ras Afro-Amerika (hal ini masih perlu penelitian rinci, tetapi ras ini diduga lebih berisiko dibandingkan kulit putih).

Cara pencegahan yang ditawarkan John Hibbs, yakni diet, jelas sangat alami dan mudah dilakukan. Para pria hanya perlu mendisiplinkan diri untuk menjalaninya. Langkah itu antara lain memangkas konsumsi lemak, lebih banyak mengasup buah dan sayuran, dan sebagainya, seperti terurai di bawah ini.

Menambah asupan ikan dan omega 3
Omega 3, nutrisi yang sangat bersahabat dengan jantung ini rupanya dapat membantu mencegah kanker prostat. Penelitian laboratorium menunjukkan kekuatan omega 3 dalam menghentikan perkembangan sel-sel tumor prostat.

Saat para peneliti Universitas Harvard menguji 48.000 pria AS selama 12 tahun, pria yang mengonsumsi ikan lebih dari 3 kali per minggu, 44 persen lebih sedikit terkena kanker prostat ketimbang mereka yang mengonsumsi ikan kurang dari dua kali sebulan.

Asam lemak omega 3 ditemukan dalam ikan air dingin seperti salmon, makarel, trout, dan remis. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen minyak ikan.

Kurangi daging dan susu
Jika Anda ingin terhindar dari kanker prostat, jauhi makanan berlemak seperti daging dan susu. Banyak studi mengemukakan, makanan tinggi lemak jenuh meningkatkan risiko terkena kanker prostat hingga dua atau tiga kali lipat.

Pria Jepang yang masih menganut pola makan tradisional, yakni banyak makan ikan ketimbangjunk food, memiliki risiko yang jauh lebih kecil untuk terkena kanker prostat daripada pria AS.

Mengapa daging dan susu dianggap berbahaya? Menurut Hibbs, lemak jenuh yang terdapat di dalam keduanya dapat memacu peradangan, yang selanjutnya mendukung pertumbuhan tumor. Ketika Anda menumpuk lemak hewani dalam tubuh, itu sama artinya dengan memotong kadar antioksidan si pencegah kanker.

Coba ganti daging merah dengan ikan atau daging unggas tanpa kulit. Lupakan susu penuh lemak, dan tukar dengan susu rendah atau tanpa lemak. Begitu saran Hibbs.

Pilihlah kedelai

Wanita sering disarankan mengonsumsi kedelai guna menguatkan tulang dan manfaat sehat lainnya. Berdasarkan penelitian terbaru, pria juga dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi kedelai.

Para peneliti telah mengamati kesehatan 12.000 orang selama sekitar 20 tahun. Pria yang minum susu kedelai lebih dari satu kali per hari, 70 persen lebih tidak berisiko untuk terkena kanker prostat ketimbang pria yang tidak meminumnya.

Karena itu, sebaiknya para pria mulai rajin minum susu kedelai. Bisa juga mengganti susu untuk campuran sereal atau kopi, dengan susu kedelai.

Perbanyak sayuran

Pada tahun 2000, peneliti dari Universitas Hawaii memeriksa menu diet dari 3.237 pria. Setengahnya mengidap prostat dan setengahnya tidak. Survei membuktikan, para pria yang bebas kanker ternyata mengasup lebih banyak sayuran dan kacang polong. Baru-baru ini penelitian di Kanada menunjukkan hasil yang sama. Jadi, bila Anda ingin bebas dari kanker prostat, makanlah sayuran setidaknya lima porsi sehari.

Lengkapi dengan Tomat
Sayuran yang mengandung paling banyak zat pencegah prostat adalah tomat. Tomat mengandung likopen, salah satu keluarga karotenoid yang bersifat antioksidan.
Para ilmuwan dari Universitas Yale telah menganalisis contoh darah dari 473 pria, baik yang mengidap kanker prostat, maupun yang tidak. Mereka menemukan, pria yang bebas kanker prostat memiliki lebih banyak likopen dalam darahnya dibandingkan mereka yang sakit.

Likopen terbaik terdapat dalam tomat yang dimasak. Memasak tomat tak hanya memaksimalkan fungsi likopen, tetapi juga menambah rasa tomat itu sendiri. Kini likopen dapat diperoleh dalam bentuk suplemen, tetapi yang terbaik tentu dari bahan segar alami.

“Tomat berisi lebih banyak lagi karotenoid, selain likopen; dan semua itu penting,” kata Dr William Dahut dari Institut Kanker Nasional AS. Konsumsi setidaknya 3 buah tomat seminggu untuk mencegah kanker prostat.

Selenium
Selenium menjadi primadona pencegah kanker pada tahun 1996 ketika sebuah studi menunjukkan hasil yang tak terduga. Para peneliti dari Universitas Arizona memberikan suplemen selenium kepada pasien kanker kulit tiap hari, dengan harapan dapat mencegah kekambuhan. Tindakan ini ternyata tidak memberi banyak manfaat.

Namun, setelah enam tahun hasil menunjukkan bahwa pemberian selenium itu justru dapat meredam pertumbuhan kanker prostat. Hasil ini dikuatkan oleh beberapa studi lain.
Selenium banyak ditemukan dalam makanan nabati, misalnya bawang putih. Untuk memenuhi kebutuhan, Anda bisa juga mengonsumsi suplemen selenium 200 mkg per hari.

Konsumsi vitamin E

Peneliti Finlandia menemukan, vitamin E dapat menekan risiko kanker prostat sampai 32 persen. Masalahnya, sulit mendapat asupan vitamin E yang cukup dari makanan sehari-hari. Minyak nabati kaya akan vitamin, tetapi proses pengolahan bisa mengubah kadarnya. Kacang tanah, buncis, dan sayuran hijau juga mengandung vitamin ini. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, Anda bisa memperoleh vitamin E dari suplemen dengan dosis 400 IU per hari./*

Hubungan Kanker Prostat dan Status Keayahan

JAGA KESEHATAN DAN ATASI KANKER PROSTAT DENGAN DAUN SIRSAK DARI KEBUN SIRSAK BIN MUHSIN.

Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

NEW YORK, SENIN – Gangguan prostat adalah kasus yang lumrah terjadi pada pria utamanya mereka yang telah beranjak tua. Kondisi prostat biasanya berfungsi baik sehingga kebanyakan orang bahkan tak menyadari keberadaannya sampai usia 40-an atau 50-an, walaupun ada pula yang telah mengalami gangguan saat masih usia 30-an.

Banyak penelitian dilakukan untuk menyingkap penyebab serta faktor risiko gangguan prostat. Salah satu di antaranya adalah riset yang dipimpin Kristian T Jorgensen dari Statens Serum Institute di Kopenhagen, Denmark. Riset yang dimuat dalam Medical Journal Cancer itumenemukan bahwa pria yang tak memiliki anak berisiko lebih rendah mengalami kanker prostat di banding pria yang punya anak. Namun begitu, pria yang punya banyak anak ternyata memiliki resiko rendah terkena kanker tersebut.

Jorgensen dan rekan-rekannya sampai pada kesimpulan tersebut setelah meneliti sejumlah pria kelahiran Denmark dari tahun 1935 hingga 1988. Hasil riset menunjukkan, pria yang tak punya anak berisiko 16 persen lebih rendah mengidap kanker prostat dibandingkan para ayah. Tetapi di antara pria yang menjadi ayah, risiko terkena penyakit itu secara bertahap menurun seiring bertambahnya jumlah anak yang dimiliki.

Menurut peneliti, alasan munculnya hubungan yang bertentangan ini masih belum dapat dipastikan. Tetapi hasil temuan ini didasarkan pada riset sebelumnya yang menghubungkan kondisi tidak punya anak dengan rendahnya risiko kanker prostat.

Sebuah teori mengatakan bahwa pria yang tak punya anak akibat infertilitas kemungkinan beresiko lebih kecil mengidap kanker prostat karena memiliki kadar testosteron yang rendah. Namun Jorgensen dan timnnya mengatakan hal itu masih harus dibuktikan.

Menurut data riset, pria yang tak punya anak memiliki sejumlah kemungkinan bervariasi di antaranya karena infertil (tidak subur) atau punya pasangan yang tak subur, dan sebagian lagi memang memilih tidak punya anak.

Lalu mengapa pria dengan banyak anak beresiko lebih kecil mengidap kanker prostat dibanding yang hanyapunya satu anak saja? Peneliti berspekulasi, hal itu terjadi karena pria yang punya anak lebih dari satu orang adalah pria yang jauh lebih sehat fisiknya. Pria yang punya banyak anak juga dapat mempertahankan kesuburannya hingga usia tertentu, sehingga mereka lebih resisten mengalami kanker prostat.

Yang pasti, penelitian lanjutan dibutuhkan untuk memahami kondisi yang berkaitan dengan faktor-faktor lingkungan biologis, sosial dan perilaku, yang mendasari temuan ini. (RTR/AC)

SUMBER : http://kesehatan.kompas.com/read/2008/01/08/17542253/Hubungan.Kanker.Prostat.dan.Status.Keayahan

Kenali 10 Tanda Dini Kanker Prostat!


ATASI KANKER PROSTAT DENGAN DAUN SIRSAK. TERBUKTI SECARA MEDIS DAN EMPIRIS 10000 KALI LEBIH AMPUH DARI OBAT KANKER LAINNYA.

Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

KOMPAS.com – Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengannya sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi.

Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tanda-tanda berikut ini : 1. Sulit berkemih Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker. 2. Nyeri saat berkemih Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker. 3. Keluar darah saat berkemih Gejala ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini. 4. Sulit ereksi atau menahan ereksi Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini. 5. Darah pada sperma Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai 6. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar. 7. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan 8. Sering berkemih di malam hari Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter. 9. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat. 10. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor resiko Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

oleh dr. Intan Airlina Febiliawanti

SUMBER : http://kesehatan.kompas.com/read/2009/10/03/11062339/Kenali.10.Tanda.Dini.Kanker.Prostat.

9 Kiat Hindari Kanker Prostat

ATASI MASALAH KANKER PROSTAT DENGAN DAUN SIRSAK DARI KEBUN BIN MUHSIN. Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

KOMPAS.com – Kanker prostat memang menjadi suatu hal yang menakutkan bagi para pria, akan tetapi menurut penelitian, ada beberapa cara untuk mengurangi resiko terkena kanker prostat. Mau tau?

Makanlah lebih banyak makanan rendah lemak, tinggi serat, atau makanan yang mengandung asam lemak omega- 3, seperti produk kacang- kacangan contohnya tahu sutra dan kacang kedelai, tomat dan makanan yang mengandung saus tomat, sayur – sayuran seperti brokoli, kembang kol dan kol serta ikan salmon, tuna dan sarden.

Para peneliti juga menemukan cara – cara lain untuk membantu mengurangi resiko kanker prostat seperti meminum segelas anggur merah atau teh hijau, serta suplemen seperti vitamin D dan E serta selenium.

Usia di atas 50 tahun memang merupakan salah satu faktor resiko untuk kanker prostat. Lebih dari 65 persen dari seseorang yang baru didiagnosa kanker prostat berusia 65 tahun keatas. sebagai tambahan 90 persen dari kematian karena kanker prostat terdapt pada usia pria diatas 65,4 tahun.

Mari kita lihat beberapa faktor berikut ini yang bisa mengurangi resiko terkena kanker prostat :

1. Memperbaiki keadaan kesehatan umum.
Jaga agar berat badan Anda berada pada berat ideal untuk tinggi Anda. Jika Anda menderita obesitas maka temui ahli gizi untuk mengatur diet yang seimbang. Kombinasikan juga dengan kegiatan olahraga.
2. Minum banyak air. Air sangatlah esensial untuk kesehatan karena membantu mengurangi racun – racun dari dalam tubuh. Konsumsi air yang ideal setiap hari adalah 6 – 8 gelas sehari. Kopi dan teh tidak termasuk dalam konsumsi air.
3. Kurangi minum alkohol.
4. Makan makanan yang banyak mengandung likopen, contohnya tomat dan buah bit.
5. Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti kacang kedelai dan produknya seperti tofu, atau susu kacang kedelai, salmon, tuna dan sarden.
6. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel
7. Kurangi konsumsi daging – dagingan dan lemak
8. Pastikan Anda mendapat cukup asupan selenium dan vitamin E
9. Terakhir, kurangi stres dan depresi. Carilah kesibukan atau olahraga demi membantu menenangkan pikiran.

dr. Intan Airlina Febiliawant

SUMBER : http://kesehatan.kompas.com/read/2009/10/09/09180039/9.Kiat.Hindari.Kanker.Prostat.

KANKER PROSTAT

ATASI KANKER PROSTAT DENGAN DAUN SIRSAK BIN MUHSIN Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

kanker prostatProstat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria. Fungsi utama prostat adalah memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.

Prostat seringkali membesar secara bertahap setelah usia 50 tahun. Pada usia 70 tahun, 80% pria memiliki prostat yang membesar. Banyak pria lansia yang mengalami masalah buang air kecil karena pembesaran prostat (non-kanker). Pada beberapa pria, pembesaran ini diikuti oleh tumbuhnya kanker.

Kanker Prostat

Kanker prostat terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun.

Penyebab

Seperti halnya kanker lain, penyebab kanker prostat tidak diketahui. Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko kanker tersebut:

  • Usia. Kebanyakan kasus terjadi pada pria usia lanjut.
  • Riwayat keluarga dan faktor keturunan. Bila ayah atau abang Anda terkena kanker prostat pada usia relatif muda (di bawah 60), risiko Anda lebih tinggi. Juga bila saudara perempuan Anda terkena kanker payudara.
  • Suku bangsa. Pria Asia memiliki risiko lebih rendah dibandingkan pria kulit hitam atau kulit putih.
  • Paparan logam cadmium

Gejala

Pertumbuhan kanker prostat seringkali sangat lambat, bisa tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Dengan semakin membesarnya kanker, keluhan mulai muncul karena desakan pada uretra menimbulkan iritasi atau menyumbat aliran air seni. Gejala yang timbul antara lain:

  • Air seni tidak lancar. Aliran urin lemah dan butuh waktu lebih lama untuk menuntaskan kencing.
  • Penundaan. Anda mungkin harus menunggu beberapa saat di toilet sampai air seni mulai mengalir.
  • Tetesan. Sedikit air seni mungkin menetes dan menodai celana dalam Anda tidak lama setelah Anda selesai kencing di toilet.
  • Frekuensi. Anda lebih sering kencing daripada biasanya.
  • Urgensi. Anda merasa sangat ‘kebelet’ kencing tiba-tiba.
  • Kurang tuntas. Anda merasa kencing Anda tidak betul-betul tuntas.

Catatan: semua gejala di atas banyak dirasakan pria lansia. Kebanyakan mereka yang merasakannya hanya terkena pembesaran prostat non-kanker. Sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk memastikannya.

  • Gejala lain seperti sakit di pangkal penis atau air seni berdarah hanya terjadi pada kanker prostat stadium lanjut.

Diagnosis

Bila dokter mencurigai Anda terkena kanker prostat, dia akan melakukan beberapa hal berikut:

  • Perabaan melalui anus (digital rectal examination). Dengan mengenakan sarung tangan, dokter akan memasukkan jarinya ke lubang anus untuk meraba bagian belakang kelenjar prostat. Bila dirasakan ada pembesaran atau pengerasan, tes lain akan dilakukan untuk mendiagnosis lebih lanjut.
  • Tes darah. Tes darah diperlukan untuk mengukur antigen khusus prostat (PSA). PSA adalah protein yang diproduksi baik oleh sel prostat normal maupun kanker. Semakin tua, semakin banyak PSA yang kita produksi. Meskipun tidak konklusif, kandungan PSA tinggi dapat mengindikasikan Anda terkena kanker. Pada tahap pengobatan, penurunan kadar PSA menandakan efektivitas terapi yang dijalankan.
  • Tes PCA3. Adanya kadar PCA3 yang lebih tinggi di urin menunjukkan kehadiran kanker prostat. Tes ini lebih akurat dibandingkan tes darah (PSA), tetapi tidak semua fasilitas medis menyediakannya.
  • Biopsi. Biopsi adalah pengambilan sedikit sampel jaringan tubuh untuk diperiksa di bawah mikroskop. Biopsi mungkin harus dilakukan untuk memastikan diagnosis kanker prostat dengan menggunakan jarum yang dimasukkan ke lubang anus Anda. Beberapa sampel biasanya diambil pada bagian-bagian yang berbeda dari prostat.
  • CT scan, MRI scan dan pemeriksaan penunjang lain mungkin diperlukan untuk mengetahui lebih lanjut tingkat penyebaran kanker.

Stadium Kanker Prostat

Pada tahap awal kanker prostat masih terlokalisasi, namun pada tingkat lanjut dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh seperti tulang dan nodus limfa di selangkangan. Stadium kanker prostat ditentukan oleh seberapa jauh tingkat penyebarannya.

Stadium kanker prostat menggunakan sistem TNM, T=tumor, N=nodus, M=metastase:

  • T1 = tumor hanya ada di dalam prostat, belum dapat dirasakan melalui perabaan lewat anus.
  • T2 = tumor masih di dalam prostat, sudah dapat dirasakan melalui perabaan.
  • T3 = tumor sudah menyebar ke jaringan sekitarnya seperti kelenjar seminal vesicle yang memproduksi semen
  • T4 = tumor telah menyebar ke tulang atau nodus limfa
  • N1-3 berarti kanker telah menyebar ke nodus/kelenjar limfa. N0 berarti belum menyebar ke nodus.
  • M diikuti 1a, b atau c menunjukkan kanker telah menyebar ke tulang atau organ tubuh lain.

Terapi

Penanganan kanker prostat sangat kompleks, di antaranya dengan pembedahan, radioterapi, terapi hormon, dan kemoterapi. Biasanya kombinasi lebih dari satu metode terapi tersebut dijalankan. Penanganan yang dilakukan tergantung pada:

  • Ukuran, stadium kanker dan derajat keganasannya (tingkat PSA).
  • Kondisi pasien: usia, kesehatan umum, dan preferensinya

KANKER PROSTAT

OBAT TERBAIK KANKER PROSTAT DARI KEBUN SIRSAK DAUN SIRSAK BIN MUHSIN Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.comUNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun pada otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun.
Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.

prostat Kanker Prostat

Apakah penyebab kanker prostat?

Penyebabnya tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon testosteron.

Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun.
Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun.

Pria yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat adalah pria kulit hitam yang berusia diatas 60 tahun, petani, pelukis dan pemaparan kadmium.
Angka kejadian terendah ditemukan pada pria Jepang dan vegetarian.

Kanker prostat dikelompokkan menjadi

  • Stadium A : benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.
  • Stadium B : tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes PSA.
  • Stadium C : tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium D : kanker telah menyebar (metastase) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru).
  • Apakah gejala kanker prostat ?

    Biasanya kanker prostat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala sampai kanker telah mencapai stadium lanjut.

    Kadang gejalanya menyerupai BPH, yaitu berupa kesulitan dalam berkemih dan sering berkemih.
    Gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui uretra.

    Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah (karena mengandung darah) atau menyebabkan terjadinya penahanan air kemih mendadak.

    Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan gagal ginjal).
    Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang).

    Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia.
    Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.

    Gejala lainnya adalah:

  • Segera setelah berkemih, biasanya air kemih masih menetes-netes
  • Nyeri ketika berkemih
  • Nyeri ketika ejakulasi
  • Nyeri punggung bagian bawah
  • Nyeri ketika buang air besar
  • Nokturia (berkemih pada malam hari)
  • Inkontinensia uri (beser)
  • Nyeri tulang atau tulang nyeri jika ditekan
  • Hematuria (darah dalam air kemih)
  • Nyeri perut
  • Penurunan berat badan.
  • Gambar kanker prostat

    kanker prostat2 Kanker Prostat

    Bagaimana cara mendiagnosa kanker prostat?

    Cara terbaik untuk menyaring kanker prostat adalah melakukan pemeriksaan colok dubur dan pemeriksaan darah.
    Colok dubur pada penderita kanker prostat akan menunjukkan adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan.
    Pada pemeriksaan darah dilakukan pengukuran kadar antigen prostat spesifik (PSA), yang biasanya meningkat pada penderita kanker prostat, tetapi juga bisa meningkat (tidak terlalu tinggi) pada penderita BPH.

    Jika pada pemeriksaan colok dubur ditemukan benjolan, maka dilakukan pemeriksaan USG.
    Dengan melakukan rontgen atau skening tulang, bisa diketahui adanya penyebaran kanker ke tulang.

    Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:

  • Analisa air kemih
  • Sitologi air kemih atau cairan prostat
  • Biopsi prostat.

  • Bagaimana cara pengobatan kanker prostat?

    Pengobatan yang tepat untuk kanker prostat masih diperdebatkan.
    Pilihan pengobatan bervariasi, tergantung kepada stadiumnya:

    • Pada stadium awal bisa digunakan prostatektomi (pengangkatan prostat) dan terapi penyinaran
    • Jika kanker telah menyebar, bisa dilakukan manipulasi hormonal (mengurangi kadar testosteron melalui obat-obatan maupun pengangkatan testis) atau kemoterapi.

    Pembedahan untuk kanker prostat
    1. Prostatektomi radikal (pengangkatan kelenjar prostat).
    Seringkali dilakukan pada kanker stadium A dan B.
    Prosedurnya lama dan biasanya dilakukan dibawah pembiusan total maupun spinal.
    Sebuah sayatan dibuat di perut maupun daerah perineum dan penderita harus menjalani perawatan rumah sakit selama 5-7 harai.
    Komplikasi yang mungkin terjadi adalah impotensia dan inkontinensia uri.
    Pada penderita yang kehidupan seksualnya masih aktif, bisa dilakukan potency-sparing radical prostatectomy.

    2. Orkiektomi (pengangkatan testis, pengebirian).

    Pengangkatan kedua testis menyebabkan berkurangnya kadar testosteron, tetapi prosedur ini menimbulkan efek fisik dan psikis yang tidak dapat ditolerir oleh penderita.
    Orkiektomi adalah pengobatan yang efektif, tidak memerlukan pengobatan ulang, lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan dan sesudah menjalani orkiektomi penderita tidak perlu menjalani perawatan rumah sakit.
    Orkiektomi biasanya dilakukan pada kanker yang telah menyebar.

    Terapi penyinaran untuk pengobatan kanker prostat

    Terapi penyinaran terutama digunakan untuk mengobati kanker stadium A, B dan C.
    Biasanya jika resiko pembedahan terlalu tinggi, maka dilakukan terapi penyinaran.

    Terapi penyinaran terhadap kelenjar prostat bisa dilakukan melalui beberapa cara:

    1. Terapi penyinaran eksterna, dilakukan di rumah sakit tanpa perlu menjalani rawat inap.
    Efek sampingnya berupa penurunan nafsu makan, kelelahan, reaksi kulit (misalnya kemerahan dan iritasi), cedera atau luka bakar pada rektum, diare, sistitis (infeksi kandung kemih) dan hematuria.
    Terapi penyinaran eksterna biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu.

    2. Pencangkokan butiran yodium, emas atau iridium radioaktif langsung pada jaringan prostat melalui sayatan kecil.
    Keuntungan dari bentuk terapi penyinaran ini adalah bahwa radiasi langsung diarahkan kepada prostat dengan kerusakan jaringan di sekitarnya yang lebih sedikit.

    Pengobatan menggunakan obat
    1. Manipulasi hormonal.
    Tujuannya adalah mengurangi kadar testosteron.
    Penurunan kadar testosteron seringkali sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker.
    Manipulasi hormonal terutama digunakan untuk meringankan gejala tanpa menyembuhkan kankernya, yaitu misalnya pada penderita yang kankernya telah menyebar.

    Obat sintetis yang fungsinya menyerupai LHRH (luteinizing hormone releasing hormone), semakin banyak digunakan untuk mengobati kanker prostat stadium lanjut. Contohnya adalah lupron atau zoladeks.
    Obat ini menekan perangsangan testis terhadap pembentukan testosteron (hal seperti ini disebut pengebirian kimiawi karena memiliki hasil yang sama dengan pengangkatan testis).
    Obat diberikan dalam bentuk suntikan, biasanya setiap 3 bulan sekali.
    Efek sampingnya adalah mual dan muntah, wajah kemerahan, anemia, osteoporosis dan impotensi.

    Obat lainnya yang digunakan untuk terapi hormonal adalah zat penghambat androgen (misalnya flutamid), yang berfungsi mencegah menempelnya testosteron pada sel-sel prostat.
    Efek sampingnya adalah impotensi, gangguan hati, diare dan ginekomastia (pembesaran payudara).

    2. Kemoterapi
    Kemoterapi seringkali digunakan untuk mengatasi gejala kanker prostat yang kebal terhadap pengobatan hormonal.
    Biasanya diberikan obat tunggal atau kombinasi beberapa obat untuk menghancurkan sel-sel kanker.

    Obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati kanker prostat adalah:
    – Mitoxantron
    – Prednisone
    – Paclitaxel
    – Dosetaxel
    – Estramustin
    – Adriamycin.
    Efek sampingnya bervariasi dan tergantung kepada obat yang diberikan.

    Pemantauan yang perlu dilakukan untuk kanker prostat
    Apapun jenis pengobatan yang dijalaninya, penderita akan dipantau secara ketat mengenai perkembangan penyakitnya.
    Pemantauannya meliputi:

    • Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar PSA (biasanya setiap 3 bulan – 1 tahun).
    • Skening dan/atau CT scan tulang untuk mengetahui penyebaran kanker.
    • Pemeriksaan darah lengkap untuk memantau tanda-tanda dan gejala anemia.
    • Pemantauan tanda dan gejala lainnya yang menunjukkan perkembangan penyakit (misalnya kelelahan, penurunan berat badan, nyeri yang semakin hebat, penurunan fungsi usus dan kandung kemih serta kelemahan).

    Read more: http://doktersehat.com/2007/04/03/kanker-prostat/#ixzz1JNxNYxie